Thursday, December 29, 2016

TEKNIK REVIU BUKU

Mereviu buku, bukanlah sesuatu yang mudah untuk orang lakukan. Bukan sulit dalam pengerjaannya, tapi kemalasanlah yang sering mengurungkan niat seseorang untuk membuat sebuah reviu buku yang sudah dibaca. Reviu merupakan kegiatan meninjau kembali buku yang sudah dibaca dan ditulis hal yang kita dapat dari buku tersebut melingkupi garis besar isi buku dan hikmah atau amanah yang didapat dari buku tersebut.

Di Indonesia sejak beberapa tahun yang lalu muncul GLS (Gerakan Literasi Sekolah) yang mengajak kepada seluruh bangsa Indonesia untuk giat membaca dan menulis demi menciptakan bangsa yang literat dan meningkatkan minat baca bangsa Indonesia. Di Jawa Barat terdapat program WJLRC (West Java Leader’s Reading Challenge) yang merupakan turunan dari GLS tersebut yang merupakan tantangan bagi masyarakat Jawa Baat untuk banyak membaca dan kegiatannya tentu berhubungan dengan membaca dan menulis.

Berikut ini ada tiga teknik reviu buku yang ditetapkan oleh tim WJLRC untuk para pembaca yang sudah meyelesaikan bacaannya.

1.      Teknik Paragraf AIH
Teknik paragraf AIH adalah teknik reviu yang penyusunannya berbentuk paragraf dengan struktur paragraf sebagai berikut:
Alasan, yaitu alasan mengapa pembaca memiih buku tersebut
Isi, yaitu berisi gagasan tentang isi buku yang menarik
Hikmah, yaitu paragraf yang mengungkapkan pesan moral dari buku yang dibaca

2.      Teknik Y Chart.
Teknik Y Chart adalah teknik reviu dengan melaporkan hal yang telah diindra (dilihat, didengar dam dirasa) dari suatu buku yang telah dibaca. Laporan yang telah disusun tersebut disusun dibagian batas garis huruf Y atau dibagi ke dalam tiga hal yang telah diindra/ meliputi:
Insight: Hal berkesan “terlihat” dalam bacaan
Ideas: Hal berkesan “terdengar” dari bacaan
Learning:  Pembelajaran atau hikmah yang terasa dalam bacaan

3.      Teknik Fishbone
Fishbone secara bahasa artinya tulang ikan. Dalam reviu buku, teknik fishbone merupakan teknik untuk menelaah atau mencari informasi dari suatu buku/informasi yang dibangun oleh kata tanya 5W 1H (what, when, where, why, who, dan how).
What (peristiwa apa yang terjadi?), berhubungan dengan kejadian atau peristiwa yang diliput atau ditulis.
When ( kapan peristiwa tersebut terjadi?), berhubungan dengan waktu kejadian.
Where (di mana peristiwa itu terjadi?), berhubungan dengan tempat kejadian atau peristiwa itu.
Why (mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi?), berkaitan dengan penyebab terjadinya peristiwa.
Who (siapa yang terlibat dalam peristiwa itu?), digunakan untuk mendeteksi siapa saja yang terlibat dalam peristiwa itu, baik pelaku, korban, saksi mata, dan sebagainya.
How (bagaimana tindak lanjutnya/ bagaimana kejadiannya?), berkaitan dengan kronologi atau proses kejadian itu.
Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, ditempelkan hingga menyerupai bentuk ikan. Silahkan perhatikan gambar di bawah ini!


0 komentar:

Post a Comment