Saturday, May 2, 2015

HYDRA

Hidra merupakan mitos dari Yunani kuno. Monster ini berbentuk ular atau naga yang memiliki sembilan buah kepala. Sarang Hydra adalah pada rawa danau lerna, di Argolid, dan dia sebagai penjaga pintu masuk ke dunia arwah (dunia bawah). Hydra ialah keturunan dari Typhon dan Echidna (Theogony), keduanya merupakan keturunan menjijikkan dari dewi bumi, Gaia.

Dikisahkan, setelah mencapai rawa dekat Danau Lerna , tempat tinggal Hydra, Hercules menutupi mulut dan hidungnya dengan kain untuk melindungi diri dari asap beracun yang keluar dari nafas Hydra. Kemudian, dia menembakkan panah berapi ke sarangnya, musim semi Amymone, yang hanya keluar dari sebuah gua sangat dalam untuk meneror desa-desa tetangga. Lalu dia pun berhadapan dengannya, dengan menghunus sebuah pedang, dia menebas kepala-kepalanya.

Dikisahkan bahwa Hercules pernah mengalahkan Hydra. Hercules membakar delapan dari sembilan kepala itu. Setiap kepala yang dipotongnya, tumbuh kembali menjadi dua. Keputusasaan merasuki perjuangan yang dilakukannya. Kelemahan dari Hydra, adalah bahwa hanya satu dari kepalanya yang abadi. Menyadari hal tersebut, Hercules meminta bantuan kepada keponakannya Iolaus. Keponakannya itu datang memberi gagasan (mungkin terinspirasi oleh Athena), yang menggunakan batu api untuk membakar tunggul-tunggul leher Hydra pada setiap kali kepalanya dipenggal.

Setelah itu, satu kepala abadi Hydra ditempatkan di bawah batu besar pada tempat ritual suci antara Lerna dan Elaius, dan mencelupkan anak panah di darah beracun Hydra, dan tugas kedua Hercules pun selesai.


Sumber :


0 komentar:

Post a Comment