Tuesday, May 12, 2015

CURUG BATU TEMPLEK PASIR IMPUN, BANDUNG TIMUR

Di Bandung sudah beberapa curug yang saya kunjungi, di antaranya Curug Cinulang di Cicalengka, Curug Pelangi di Cisarua, Curug Kacapi di Cilengkrang, dan Curug Dampit di tebing Gunung Manglayang. Satu lagi curug yang saya kunungi di Bandung tercinta ini adalah Curug Batu Templek di Pasir Impun Bandung.

Keunikan Curug ini adalah aliran airnya keluar dari sela-sela bebatuan. Menurut para ahli Batu Templek ini merupakan fenomena menarik khas Cekungan Bandung yang pada ketinggian tertentu air mengalir dari sela-sela batuan beku.  Batu Templek merupakan jenis batuan metamorf yang terbentuk karena perubahan tekanan dan suhu yang tinggi atau panas bumi. Templek, lempeng atau yang lebih dikenal dengan Slate terbentuk dari lempung dan batuan shale. Dinamakan batu templek atau batu lempeng karena batu nya menyerupai lempengan tipis.

Tinggi curug Batu Templek ini diperkirakan berkisar atara 10-15 m, airnya berasal dari sungai yang berada di atasnya dan terpecah menjadi beberapa aliran. Pada saat saya di sana, alirannya tidak deras dengan volume air yang tidak cukup banyak, namun airnya keruh kemungkinan karena pada hari sebelumnya dari sore hingga malam hari hujan turun di daerah tersebut.

Di lokasi ini pengunjung bisa berfoto ria dengan teman dan keluarga. Tidak hanya di bawah saja, di bagian atas juga terdaat beberapa spot yang bagus untuk dijadikan sebagi spot berfoto. Yang pasti, jika ingin naik ke atas tentu harus berhati-hati dan disarankan menggunakan sepatu yang memiliki daya cengkram yang tinggi. Apalagi untuk pengunjung wanita disarankan untuk tidak menggunakan sepatu berhak tinggi.



Untuk sampai ke curug ini, masuk dari Jalan Pasir Impun, 200 m dari LP Sukamiskin ke arah Ujung Berung – Belok ke kiri. Terus ke atas kira-kira 2 km sampai ketemu Jalan Terusan Pasir Impun. Terus jalan ke atas kira-kira 1,5 km sampai ke Jalan Cisanggarung, letak Air Terjun Batu Templek terletak di Jalan ini. Perhatikan di sebelah kanan ada jalan yang menuju ke bawah di daerah yang banyak pohon bamboo, mabil jalan itu karena jalan itu akan mengarahkan kita ke curug.

Curug Batu Templek ini awalnya tidak dipungut biaya masuk ataupun pakir, namun karena banyaknya pengunjung yang tertarik untuk datang dan melihat serta menikmati view nya, sekarang tempat ini sudah menjadi tempat wisata yang dikomersilkan dengan biaya tiket masuk Rp 5000 per orang dan biaya parkir Rp 5000 per kendaraan.


Sumber :

4 comments:

  1. thx sharingnya, visit blog saya juga ya gan http://unikamu.blogspot.com/

    ReplyDelete
  2. wah mantap gan nie tempat siap di explore semoga masih ada airnya dan melimpah aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mudah2an juga ga keruh krn bekas hujan.... Selamat bereksplor

      Delete
    2. alhamdulillah sudah gan nikmat tak terdusta....

      Delete