Showing posts with label Lizard. Show all posts
Showing posts with label Lizard. Show all posts

Saturday, May 2, 2015

SAVANNAH MONITOR


Savannah Monitor/ Savamon, jenis Lizard yang berasal dari negara Afrika dengan iklim panas dan kering. Savannah monitor adalah kadal yang tercipta dengan anggota tubuh dan Ujung kaki yang pendek, serta tulang2 dan gigi yang disesuaikan untuk dapat membunuh mangsa mereka yang cukup keras. Ukuran maksimum dari hewan ini rata sekitar 1 meter panjangnya namun sangat jarang, dan untuk betinanya biasanya lebih kecil. Corak dan warna dari kulit hewan ini sangat bergantung pada substrate apa yang dipakai. Savannah Monitor mempunya sisik yang cukup kasar dan besar dan berada di sekitar tubuh bagian tengah.

Di alam liar mereka suka berjemur dibawah matahari sambil tidur diatas bebatuan. Monitor ini hidup di daerah gurun yang kering. Biasanya tinggal di gurun sahara Africa. Di dalam kelasnya, hewan ini tinggal di dalam gua dengan suhu sekitar 75 F dan mereka makan makanan anjing yang basah. Makanan savmon ketika di alam liar adalah kecoa, burung, serangga, dan reptil2 kecil. Predator hewan ini adalah burung yang lebih besar dari dirinya.

Siklus hidup mulai dari telur, lalu tumbuh menjadi besar, lalu berreproduksi dan mati. Lamanya umur untuk monitor ini +- 11 tahun. Monitor suka tinggal sendirian, tidak suka ber kelompok seperti hewan lainnya. Monitor ini mempunyai 2 atau 3 keturunan seperti hewan reptil kebanyakan. Savannah Monitor mempunyai gigitan yang keras dan buntut yang keras juga. Buntutnya dapat tumbuh sampai 5 feet. Mereka bukan pelari yang cepat. Savmon mengunyah makanannya dengan keras. Dan mereka benar2 tidak punya wangi/ keharuman.

KANDANG
Untuk kandang sesuaikan dengan ukuran savannah monitornya saja Bisa dengan aquarium juga, dan aquarium beri ruang gerak yang cukup luas bagi savannah monitor agar dia bebas melakukan aktifitasnya didalam kandang dan menghindari savannah monitor stres jika kanang kesempitan.
Alas kandang savannah monitor bisa menggunakan kertas koran yang bersih. Suhu kandang sebaiknya bersuhu kamar, yaitu sekitar 29 hingga 34 derajat celcius. Tempatkan wadah air minum dan hiding cave di dalam kandang.

PAKAN 
Untuk anda yang memelihara savamon baiknya agar menjaga pola makan savamon kesayangan anda karna savamon mudah sekali gemuk/Obesitas. Pakan utama savannah monitor adalah serangga. Serangga yang paling umum tersedia di pasaran adalah jangkrik, ulet hongkong, ulet jerman dan kecoak madagascar. Sedangkan pinkis & mencit/rat lebih dianjurkan untuk savmon yang telah berumur lebih dari 6 bulan.

Kalo yang kurang nafsu makan biasanya lampu kurang panas. Savmon butuh panas biar pencernaanya lancar, lampu uvb + lampu penghangat + calcium (+d3) sangat penting untuk masa pertumbuhan savmon. Jika asupan tersebut kurang, saya ragu savmon bisa sehat, biasanya kaki depan suka ada masalah (jalannya nyeret)

Berikut menu diet savmon :
1. 2-3 bulan makan jangkrik (tiap hari)
2. 4-6 bulan makan jangkrik & ulat (tiap hari), pinkis (seminggu sekali jika tersedia)
3. 7-12 bulan up makan mencit/rat (jadwal pemberian makan 3 hari sekali), selingannya bisa dikasih jangkrik (kalo savmonnya masih mau)

Untuk porsinya sesuaikan dengan ukurannya ya..
Ingat jangan terlalu mempush savmon untuk makan agar cepat besar. Karena savmon jika obesitas dapat menyebabkan mati mendadak.

Makanan yang berakibat buruk pada savmon anda:
1. Makanan anjing, makanan kucing, makanan kalengan, sosis.
2. Filet ayam / irisan daging hewan.
3. Telur rebus, orak-arik telur, makanan yang dimasak.

Item di atas tidak bergizi lengkap, makanan kaleng hampir semua mengandung bahan kimia, sehingga hal diatas harus dihindari. Kegagalan untuk menyediakan kebutuhan dasar akan mengakibatkan savmon kesayangan anda sakit atau terkena masalah kesehatan lainnya bahkan sekarat yang berujung kematian.


Sumber :

ARGENTINE TEGU


Argentine tegu (tupinambis merianae) adalah sejenis kadal yang berasal dari Argentina. Ciri khas argentine tegu adalah corak putih pada kulit dan sisiknya, serta bergelombang halus seperti ular. Argentine tegu adalah hewan pemakan daging (karnivora), dan di habitat aslinya, tegu bisa hidup selama 10 hingga 15 tahun. Ukurannya bisa mencapai panjang 1,5 meter dan berat 13 kilogram.


Kandang pemeliharaan argentine tegu.
Argentine tegu yang masih bayi bisa ditempatkan dalam akuarium atau gex berukuran 50 sentimeter, namun argentine tegu yang sudah dewasa hendaknya ditempatkan dalam kandang permanen yang sesuai dengan besar tubuh tegu yang dipelihara. Kandang argentine tegu sebaiknya diberi pencahayaan dari sinar matahari langsung ataupun dari lampu UVB. Suhu dalam kandang argentine tegu hendaknya konstan berkisar 30 hingga 34 derajat celcius, suhu penjemuran (basking) argentine tegu berkisar antara 41 hingga 45 derajat celcius. Tempatkan hiding box dalam kandang tegu sebagai tempat bersembunyi serta tempatkan pula bak berisi air untuk tempat berendam tegu. Sebaiknya, kandang tegu dibuat diluar rumah dengan dilengkapi penutup dan pengatur suhu. Jaga agar suhu dan kelembaban kandang tegu agar selalu konstan. Suhu kandang argentine tegu yang berubah-ubah akan membuat argentine tegu pilek.


Kelembaban:
Tegu membutuhkan kelembaban yang tinggi yaitu sekitar 60%-70% (**) agar sehat dan bisa shed dengan sempurna. Diperlukan misting setiap hari, tetapi jika anda mempunyai cara lain untuk menaikkan kelembaban, itu tidak apa-apa. Ingatlah untuk tidak membuat substrat menjadi basah.


Substrat:
Saya merekomendasikan cypress mulch, orchid bark, Lizard litter, Repti-bark atau. eucalyptus mulch. Substrat ini tidak menghasilkan banyak debu pada saat kering maupun basah. Anda bisa sedikit memisting substrat agar debunya tidak beterbangan dan agar kelembabannya meningkat. Pastikan substrat tidak menjadi basah. Berilah tegumu makan di tempat yang tidak memungkinkan dia secara tidak sengaja menelan substrat. Jangna sampai dia mengalami penyumbatan saluran pencernaan.


Lighting:
Disarankan untuk memakai lampu ultraviolet full spectrum. Cahaya yang memancarkan UVB adalah suatu keharusan untuk reptil ini. Lampu ultraviolet penting untuk pembentukan vitamin D3, yang diperlukan untuk metabolisme kalsium. Sebagian orang mengatakan dengan menambahkan vitamin D3 kedalam makanan akan menggantikan UVB, tetapi saya tidak berpendapat demikian. Saya memang menggunakan vitamin dust, tetapi bukan sebagai pengganti dari sinar UV. Temperatur titik berjemur maksimum 430C dan sisi teduh 210C. Saya tidak menyarankan pemanasan dengan cara apapun pada sisi teduh kandang


Handling argentine tegu.
Argentine tegu hendaknya dihandling atau diajak main minimal 20 menit setiap harinya. Hal ini mencegah agar argentine tegu mengenal anda dengan baik sebagai ownernya. Dengan cara seperti ini, argentine tegu peliharaan anda akan jinak kepada anda. Anda bisa menggunakan harness saat mengajak tegu berjalan-jalan.


Pemberian makanan
Tegu bisa menjadi gemuk saat di penangkaran. Perlu dicatat bahwa Tegu Argentina adalah omnivora di alam liar, tetapi dalam pengalaman saya, mereka menunjukkan preferensi untuk makanan tertentu.Saya juga mencoba buah-buahan, seperti mangga dan pepaya, dan mereka tidak terlalu tertarik. Makanan pokok meliputi 4-6 tikus dewasa seminggu.Mereka tidak sulit untuk makan, tetapi perawatan khusus harus dilakukan untuk memastikan bahwa mereka tidak menjadi kegemukan.

Perlu diketahui bahwa tegu dapat menjadi agresif terhadap makanan,mereka bisa dan akan menganggap pemelihara sebagai makanan. Banyak orang akan memberi makan tegu di luar kandang untuk mencegah hal ini, tapi aku lebih suka hanya untuk menempatkan makanan di dalam kandang setelah gelap. Ketika tegu  sudah bangun, makanan sudah menunggunya disana. Cara terbaik adalah jangan sampai tegu melihat anda membawa makanannya.


Suplemen
Tegu makan tikus secara keseluruhan, jadi suplemen tidak diperlukan.


Hidrasi
Tegu menyukai air,pastikan bahwa sudah tersedia untuk tegu semangkuk air yang segar.


Sexing
Secara visual, laki-laki cenderung lebih berat, lebih besar, dan akan menumbuhkan rahang ketika sudah dewasa secara seksual. Kadal dapat mencapai panjang total antara 3 sampai 5 feeds.


Sumber :

VARANUS SALVATOR a.k.a BIAWAK


Biawak adalah reptil besar yang sebetulnya tidak umum di pelihara, namun begitu ternyata banyak juga para hobies yang memelihara biawak sebagai hewan kesayangan mereka. Biawak atau Salvator merupakan hewan peliharaan yang menyita waktu dan dana. Saat kita memutuskan untuk memelihara biawak adalah ketika kita merasa sudah memiliki waktu untuk memelihara mereka dan tentunya dana karena biaya pakan mereka tidaklah sedikit.

Daripada hidup dialam, yang notabene habitatnya semakin lama semakin menciut tergusur oleh kita manusia, ternyata Salva/Biawak bisa juga kita jadikan peliharaan yang eksotis. namun ingat bagaimanapun juga habitat asli hewan ini adalah di alam dan terkenal sangat suka menjelajah. Bisa jinak dan pintar (dalam ukuran reptil) namun membutuhkan treatment2 khusus. Bagi anda yang baru ingin memelihara biawak atau ingn mengetahui cara memelihara biawak lebih jauh lagi bisa mendapatkannya di sini.


Siap dengan segala resiko saat memelihara biawak
Biawak akan terlihat imut dan lucu ketika mereka masih bayi atau juvenile, jika sudah besar maka jangan harap biawak dapat jinak dan bisa dilepas kapan saja. Kita harus siap dengan cakar dan sabetannya, begitu juga dengan pakannya.


Mulailah dengan jenis yang mudah atau baby
Mulailah dengan jenis dwarf yang kecil atau baby, jangan langsung memilih jenis Salvator yang sangat agresif, doyan makan dan cepat besar. Varanus bukan mainan yang jika mati bisa langsung di buang, tapi biawak adalah tangkapan alam bukan yang mudah begitu saja di temukan di peternakan. Memulai dengan jenis Dwarf atau mini akan lebih bijak, ini memudahkan dalam perawatan, hemat kandang, hemat pakan tapi jangan sampai hemat perhatian.


Siapkan kandang biawak sebelum membeli
Siapkan kandang biawak sebelum anda membeli biawak. Jangan sampai sudah beli tapi belum ada kandang khusus untuk biawak kita dan meletakannya sembarangan di ember atau bak, biawak bukan ikan cupang yang bisa di taruh di toples. Dan harus di ingat bahwa tidak ada toko yang menjual kandang biawak buatan pabrik, walaupun ada kandang ular yang sering di paksakan sebetulnya tidaklah cocok untuk dijadikan kandang biawak mengingat biawak reptil yang agresif, dan sering menyabetkan ekornya. Buat kandang biawak yang sesuai, kuat di sabet dan cakar , tersedia air rendaman, stabil menyimpan "Humid" dan suhu ideal serta luas.


Buatlah kandang yang sesuai ukuran dan jenis biawak
Ukuran kandang yang sesuai memudahkan kita mengontrol perkembangan biawak serta memudahkan biawak untuk menemukan makanan mereka, terutama bagi biawak ukuran baby. Biawak tidak terlalu membutuhkan tempat air yang besar hingga separuh kandang, yang perlu di perhatikan adalah Substrat yang lembab, hiding spot yang baik, tempat air buat minum serta pembagian suhu yang tepat dan nyaman.


Substrat
Substrat atau alas kandang yang baik untuk biawak adalah tanah, tanah yang bagus akan membuat biawak senang meng-explore kandangnya. Gali lobang sana sini, tapi mendapat tanah baik tidaklah mudah karena tanah yang dimaksud bukan tanah pasir, bukan tanah buat tanaman hias atau tanah yang diambil langsung di atas permukaan. Tanah yang baik adalah tanah Decomposed Granite atau tanah dari ebekas tambang granit, namun alternatif lain adalah tanah merah. Selain tanah dapat juga memakai cocopeat yang oleh beberapa keeper disini sudah di uji trial n error dan tidak membahayakan bagi biawaknya


Temperatur
Data suhu yang pernah di ambil dari seekor salvator yang sedang basking tercatat sekitar 32 derajat C dan masih mencari spot suhu udara hingga 71 derajat C, namun suhu menurut proexotics yaitu sekitar 32 - 35 derajat C untuk pertumbuhan dan perkembangan sedangkan untuk biawak dewasa masa produksi telur dan dalam masa breeding cycling mencapai 71derajat C. Suhu di atas adalah suhu permukaan basking spot bukan suha ruangan kandang secara keseluruhan.


Memilih biawak peliharaan
Kita mesti memilih biawak apa yang akan dijadikan biawak pertama kita, salvator adalah jenis biawak yang palingpopuler di Indonesia. Namun salvator sebetulnya bukan untuk pemula, sebab salvator dewasa bisa mencapai 1,8 meter dengan berat 31 kg, apa anda siap dengan kandang dan umpannya! Mulailah dengan yang baby! Kenapa tidak ambil jalan pintas dengan membeli juvenile atau dewasa sekalian? Karena kita dapat memperoleh kesempatan terbaik untuk sukses memelihara biawak dari baby, membesarkan dari baby membuat kita dapat mengontrol banyak aspek, baik atau jeleknya.


Pemberian makanan bagi biawak
Untuk biawak yang belum mencapai tahun pertama, mereka lebih di sarankan di berikan pakan berbasis serangga. Biawak bayi adalah kadal kecil dengan sistem pencernaan yang kecil dan membutuhkan serat pangan dalam jumlah banyak untuk menjaga pencernaanya, biawak ukuran bayi di desain untuk makan serangga dan serangga. Pemberian daging atau rodent masih boleh dengan ukuran tertentu, idealnya pemberian bayi biawak 4 kali seminggu dengan serangga dan 1 kali seminggu dengan daging dan rodent. Mesti di perhatikan suhu kandang tetap hangat bila bayi biawak di berikan makan daging dan rodent agar mereka bisa mencerna daging tersebut dengan baik karena pencernaan yang mereka miliki masih kecil, berikan rodent yang sudah tumbuh bulu atau "jumper" jangan pinkis yang masih merah karena banyak mengandung lemak, sedikit nutrisi dan sedikit atau bahkan tanpa kalsium. Biawak setelah tahun pertama baru boleh di alihkan berdasarkan makanan berbasis daging, namun sekali lagi hindari pinkis dan berikan yang sudah memilimi bulu karena sudah mengandung banyak kalsium.


Perendaman atau Soaking
Bagi seekor biawak perendaman bukan hanya sekedar rekomendasi namun merupakan sebuah kebutuhan untuk biawak, perendaman di lakukan cukup sekali seminggu dengan menggunakan air suhu ruang. fungsinya agar biawak tidak dehidrasi, untuk membantu shed, untuk menghilangkan kotoran kotoran yang menempel.


Sumber : 

IGUANA

Iguana ialah sejenis kadal yang hidup di daerah tropis di Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Karibia. Pertama kali mereka disebutkan oleh seorang naturalis berkebangsaan Austria Josephus Nicolaus Laurenti pada tahun 1768. Memiliki lipatan kulit di bawah rahang, sekumpulan kulit yang mengeras yang berderet di punggungnya hingga ekor dan "mata ketiga" di kepalanya. Mata ini disebut sebagai mata parietal, yang mirip seperti tonggak di atas kepalanya. Di belakang lehernya ada sisik kecil yang menyerupai paku panjang, dan disebut tuberculate scale. Iguana juga memiliki sisik besar bundar di pipinya yang disebut sebagai selubung subtimpani.

Kandang
Ada yang percaya bahwa pertumbuhan iguana dapat dibatasi dengan ukuran kandang. Tentu saja hal ini tidak benar. Iguana tumbuh cepat pada kuartal pertama kemudian secara bertahap melambat. Jadi meskipun saat membeli ukuran iguana masih kecil, pastikan untuk menyediakan kandang yang berukuran besar karena setelah beberapa bulan ukurannya akan bertambah.

Kelembaban dan suhu kandang harus dipertimbangkan. Iguana adalah hewan berdarah dingin sehingga harus dipastikan kandang bersuhu cukup hangat namun tidak terlalu panas.

Iguana umumnya hidup di iklim tropis. Jadi suhu seharusnya tidak menjadi masalah untuk iklim Indonesia  Namun, jika karena suatu hal suhu ruangan terlalu dingin, lampu dapat ditambahkan pada kandang untuk membuat suhu lebih hangat.

Makan
Iguana adalah hewan herbivora. Iguana makan buah-buahan, sayuran, dan produk tumbuhan tertentu. Hal ini perlu diketahui oleh seorang calon pemilik iguana. Karena iguana memakan tumbuhan, tidak berarti semua jenis tumbuhan dan buah-buahan cocok buat mereka. Ada jenis makanan yang perlu diberikan secara teratur, ada yang hanya diberikan sesekali saja, dan ada pula yang jangan pernah diberikan ke iguana. Jadi, agar iguana dapat hidup sehat dan sejahtera, mengetahui jenis makanan yang cocok amatlah diperlukan.

Merangkum penjelasan sebelumnya, ada tiga jenis atau kategori makanan iguana:
* Makanan yang harus diberikan secara teratur
* Makanan yang hanya perlu diberikan sesekali saja
* Makanan yang tidak boleh diberikan

Karena iguana tergolong herbivora, jangan memberikan daging atau produk hewani lainnya. Iguana mungkin tidak akan menolak saat diberi daging, tapi jangan memulai kebiasaan ini.

Protein hewani justru tidak baik untuk iguana. Iguana tetap memerlukan protein, tapi pastikan untuk memenuhinya dari protein nabati. Jadi jangan beri makan iguana dengan daging, cacing, serangga, atau produk hewan lainnya. Hindari pula susu dan telur. Iguana juga sebaiknya tidak diberi makanan anjing atau kucing. Produk ini bisa diberikan asal sudah dipastikan tidak mengandung protein hewani. Setelah makanan yang tidak boleh diberikan, sekarang mari kita bahas jenis makanan yang sebaiknya diberikan ke iguana.

Jenis makanan ini mencakup:
* Kacang hijau
* Sayuran kuning oranye, seperti labu dan wortel
* Ketela
* Lobak hijau
* Selada air
* Pisang


Penyakit
1. Fibrous Osteodystrophy atau Penyakit Tulang Metabolik
Penyakit ini muncul akibat gizi dan makanan yang buruk. Jika baru pertama kali memelihara iguana, ada baiknya mendapatkan nasihat dari penjual mengenai makanan yang cocok untuk iguana. Beberapa jenis makanan seperti selada tidak mengandung banyak gizi. Jadi penting untuk mengkombinasikan jenis makanan iguana. Kondisi ini akan diperparah saat iguana tidak mendapatkan cukup asupan vitamin D3 sehingga tubuh tidak dapat memproduksi cukup kalsium. Gejala penyakit ini meliputi muka dan rahang bawah yang nampak lembek, bengkak di rahang bagian bawah, lesu, kaki bengkak, dan sulit makan.

2. Kelumpuhan Kaki Belakang
Penyakit ini disebabkan oleh kekurangan vitamin B1. Untuk menyembuhkan kondisi ini, dokter hewan biasanya akan menyuntikkan vitamin dan mineral serta merekomendasikan perubahan pakan iguana.

3. Hidung Lecet
Ketika tidak merasa nyaman di lingkungan barunya, iguana akan mencoba melarikan diri dari kandang sehingga menyebabkan goresan dan lecet pada hidung dan wajah. Saat mencari jalan untuk melarikan diri mereka biasanya menggosokkan hidung pada kandang sehingga menyebabkan lecet. Jika lecet ini tidak ditangani, infeksi bakteri atau borok bisa saja terjadi.

4. Luka Bakar
Beberapa pemilik mungkin memasang lampu di dalam kandang iguana. Pemasangan yang tidak tepat bisa menyebabkan lampu kontak dengan iguana. Kontak dengan lampu yang panas berpotensi menyebabkan luka bakar. Jadi pastikan meletakkan lampu di tempat yang aman.

5. Infeksi Bakteri
Ada beberapa jenis infeksi bakteri yang dapat membahayakan iguana. Jika iguana terus menerus terpapar lingkungan yang lembab dan kotor, hal ini mungkin akan memicu lepuhan pada kulit. Kurangnya kebersihan kandang dapat menyebabkan gangren pada jari kaki dan kuku. Daerah yang terkena infeksi kemudian menjadi abu-abu gelap atau hitam dan mulai pecah-pecah. Infeksi juga dapat menyerang mulut iguana. Penyakit ini biasanya ditandai dengan peradangan dan nanah di mulut.

6. Parasit
Parasit adalah penyebab umum kematian iguana. Parasit turut beredar dalam darah iguana atau berada di saluran pencernaan. Parasit, sama seperti penyakit lainnya, harus segera diobati.

7. Infeksi Virus
Belum ada kepastian mengenai penyebab dan cara mengobati penyakit iguana yang disebabkan oleh virus. Tapi infeksi virus berpotensi membawa dampak buruk pada iguana.

8. Kegagalan Organ
Penyakit ini biasanya terjadi karena usia tua atau sebagai akibat dari infeksi bakteri. Gejala yang muncul meliputi hilangnya nafsu makan, kembung, penurunan berat badan, lesu, dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

9. Batu Kandung Kemih
Penyakit ini menyebabkan perut menjadi besar sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dan rasa sakit pada iguana.


Cara Menentukan Kelamin Iguana
Iguana jantan dicirikan dengan adanya kantong besar lemak di bagian belakang kepala. Rahang iguana jantan juga berukuran besar dan memiliki pori-pori femoralis besar di bawah paha. Sedang iguana betina dicirikan dengan ukuran kepala yang lebih kecil. Iguana betina juga tidak memiliki kantong besar lemak pada kepala. Selain itu, pori-pori femoralis betina berukuran kecil.


Saat musim kawin, duri pada punggung iguana jantan umumnya lebih tegak serta kepala sering digerakkan seperti mengangguk-angguk. Iguana jantan menjadi lebih agresif selama musim kawin. Mereka juga cenderung menghindar ketika didekati. Iguana betina akan menggali lubang di daerah yang menerima banyak sinar matahari untuk bertelur di sana.


Sumber :