Showing posts with label Wisata London. Show all posts
Showing posts with label Wisata London. Show all posts

Saturday, May 23, 2015

PRIMEROSE HILL LONDON

primrosehill.com
Nama Primrose Hill, konon, diambil dari nama bunga yang bermekaran di bukit ini pada abad 17. Primrose Hill kemudian berubah menjadi wilayah hutan dan dijadikan sebagai daerah untuk berburu binatang oleh para bangsawan. Sebelum dibuka sebagai ruang terbuka untuk publik pada tahun 1842, seperti halnya Regent’s Park, Primrose Hill adalah termasuk daerah yang berada dibawah kepemilikan Raja Henry VIII. Pada masa kekuasaan Ratu Elizabeth I, daerah hutan ini diubah dengan mulai ditanami rerumputan. Hamparan rumputnya mencakup area seluas lebih dari 100 akre, mulai dari puncak bukit hingga ke bawahnya.

Sekitar Primrose Hill merupakan daerah trendi dan mahal, dan menjadi wilayah tinggal orang-orang terkenal. Banyak ditemui rumah bergaya Victoria maupun modern, butik, rumah makan dan tentunya berbagai kedai kopi, yang sangat ideal untuk tempat beristirahat setelah berjalan kaki mengitari bukit ini. Sebagai daerah yang dilindungi, pembangunan gedung baru di wilayah ini tentunya sangat diawasi oleh Pemerintah.

nn.wikipedia.org
Rute yang paling mudah menuju Primrose Hill jika menggunakan tube, setelah keluar dari Camden Town Station, lanjutkan dengan berjalan menyusuri kanal yang memakan waktu sekitar 10 menit. Selama berjalan, cermati pandangan Anda, jika beruntung mungkin Anda dapat bertemu selebriti yang kabarnya sering melewati daerah ini. Apabila menggunakan kendaraan sendiri, parkir kendaraan Anda di St. John’s Wood Masterpark atau Park Road NCP, lanjutkan berjalan kaki sekitar 15-20 menit ke arah barat daya.

Ada alasan daerah ini adalah rumah bagi beberapa tempat tinggal yang paling eksklusif dan mahal di London. Dari puncak Primrose Hill Anda dapat melihat semua pusat kota London terhampar di kaki Anda. Dengan langit di atas Anda dan kota di bawah ini, itu tidak mengherankan bahwa orang-orang yang mengunjungi merasa seolah-olah mereka telah mencapai puncak Gunung Olympus. Hidupkan utara untuk pandangan yang tak tertandingi dari Belsize Park dan Hampstead, atau menjelajahi tujuh English Heritage plak biru di taman itu sendiri memperingati warga terkenal. Atau pergi untuk berjalan-jalan di sekitar lingkungan Victoria yang indah dan memilih sewa kamar apartemen masa depan Anda.

Matahari terbenam sendiri terbaik dilihat dengan orang yang dicintai, karena ini adalah pengalaman yang Anda akan ingin berbagi. Sebagai hijau berkilauan dari Cahaya Utara menggantungkan di malam Nordic, demikian juga London sunset - biasanya kerusuhan merah kehitaman dekat cakrawala, dengan jari-jari merah muda dan oranye mencapai hingga merangkul langit lavender - menggantungkan di bidang bergulir Primrose Hill.


Sumber :


Monday, May 4, 2015

7 STADION PREMIERE LEAGUE DI LONDON

1. Wembley Stadium
Wembley Stadium
Stadion Wembley merupakan sebuah stadion sepak bola yang terletak di Wembley Park, London Borough of Brent, Inggris dan merupakan kandang dari tim nasional sepak bola Inggris. Stadion yang dibuka pada tahun 2007 ini berkapasitas 90.000 bangku dan merupakan stadion terbesar kedua di Eropa. Stadion ini juga merupakan host laga final piala domestik Inggris, Piala FA. Dalam sepakbola internasional, stadion ini merupakan komponen sentral dalam pencalonan Inggris sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 dan juga akan menjadi tuan rumah Final Olimpiade London 2012 dalam cabang sepak bola.


2. Chelsea (Stamford Bridge)
Stamford Bridge
Chelsea F.C. (Chelsea Football Club), juga dikenal sebagai The Blues atau sebelumnya sebagai The Pensioners (London F.C.), adalah sebuah klub sepak bola Inggris yang bermain di Liga Utama Inggris dan bermarkas di kota London. Klub ini didirikan oleh H.A. Mears pada tahun 1905, dan memiliki lapangan sendiri yang dapat menampung sekitar 42.360 penonton, bertempat di Fulham, London Barat. Saat ini Chelsea bermarkas di Stamford Bridge dan menjadi milik taipan kaya asal Rusia bernama Roman Abramovich.


3. Arsenal (Emirates Stadium)
Emirates Stadium
Arsenal Football Club (dikenal pula sebagai Arsenal atau The Gunners) adalah klub profesional Inggris yang berbasis di daerah London Utara, London. Klub ini kini bermain di Liga Utama Inggris. Arsenal didirikan di daerah Woolwich, bagian tenggara kota London pada 1886 dengan nama Dial Square, lalu dengan cepat berganti nama menjadi Royal Arsenal.

Tahun 1891 nama mereka diganti menjadi Woolwich Arsenal. Pada tahun 1913, klub ini pindah ke wilayah utara, tepatnya di daerah Highbury dan membangun Stadion Highbury, yang menjadi markas baru mereka. Saat pindah lokasi itulah, nama depan klub mereka, yaitu Woolwich dihapus sehingga hanya nama Arsenal yang tersisa. Selain itu karena lokasi stadion Arsenal dekat dengan markas Tottenham Hotspur, maka tak heran jika pertandingan Arsenal vs Tottenham Hotspur disebut "North London derby" dan merupakan salah satu derby terpanas di London. Namun sejak bulan Juli 2006 sampai sekarang, klub ini menempati markas barunya, Stadion Emirates yang berkapasitas 60.500 kursi.


4. Tottenham Hotspurs (White Hart Lane)
White Hart Lane
Tottenham Hotspur Football Club adalah klub sepak bola di London utara. Mereka juga dikenal sebagai Spurs, The Spurs dan Tottenham, sementara penggemar mereka memberi mereka nama the Lilywhites karena seragam tradisional mereka yang berwarna putih. Seperti dijelaskan sebelumnya Spurs memiliki perseteruan yang cukup tua dengan klub sekota, Arsenal, dan pertandingan antara Spurs dengan Arsenal terkenal dengan nama Derby London Utara. Saat ini Harry Redknapp menjadi pelatih kepala yang mendampingi Crouch cs.


5. Fulham (Craven Cottages)
Craven Cottage
Finalis European Cup musim lalu ini bermarkas di Stadion Craven Cottage yang berkapasitas 24.500 penonton dan saat ini lagi diperbesar sehingga akan berkapasitas 30.500 orang. Seragam mereka berwarna hitam-putih. Fulham Football Club (FFC) adalah sebuah klub sepak bola Inggris yang didirikan pada tahun 1879. Bermarkas di daerah Fulham, London, Fulham pada musim 2007/08 bermain di Liga Premier Inggris.


6. West Ham United (Upton Park)
Upton Park
West Ham United Football Club adalah sebuah klub sepak bola Inggris yang bermarkas di London, Britania Raya. Klub ini memainkan pertandingan kandangnya di Stadion Boleyn Ground (Upton Park) yang berkapasitas 35.647 kursi. Seragam mereka berwarna merah-silver. Tim ini dikenal sebagai penghasil bakat muda di Inggris, nam Joe Cole, Frank Lampard dan Michael Carrick ada sebagian nama yang dibesarkan dari klub ini.


7. Charlton Athletic (The Valley)
The Valley
Charlton Athletic Football Club adalah sebuah klub sepak bola Inggris yang didirikan tahun 1905. Bermarkas di London, Charlton pada musim 2006/07 bermain di Liga Premier Inggris. Saat ini mereka berada di level kedua dibawah EPL, Klub ini memainkan pertandingan kandangnya di Stadion The Valley yang berkapasitas 27.111 penonton. Seragam mereka berwarna merah.

Selain dari stadion milik klub-klub terkenal di atas, ada pula stadion sepakbola lain seperti New Den Stadium (Millwall FC), Loftus Road (QPR), Griffin Park (Brentford FC), Brisbane Road (Leyton Orient FC), Church Road (Hayes & Yeading United FC) and Underhill Stadium (Barnet FC). 

Monday, April 6, 2015

THE SHARD : Memandang 360 Derajat Kota London

The Shard (Foto: telegraph.co.uk) 
Sungguh menyenangkan meihat pemandangan kota dari ketinggian. Hal itu dapat anda lakukan saat datang mengunjungi London Inggris. Terdapat gedung tinggi yang disebut The Shard. The Shard merupakan bangunan tertinggi di Eropa yang terletak di Inggris. The Shard diresmikan sebagai bangunan tertinggi di Eropa pada tanggal 5 Juli 2012 dengan pertunjukan laser di London, Inggris. Bangunan ini setinggi 1.016 kaki atau 310 meter dan didanai oleh Qatar National Bank. Menara gedung The Shard dirancang oleh Renzo Piano menghabiskan biaya sekitar 1,5 miliar poundsterling atau Rp 21,9 triliun.

Dirancang oleh arsitek bernama Renxo Piano dan resmi dibuka untuk umum pada tanggal 1 Februari 2013.Gedung tersebut memiliki tinggi 310 meter yang membuatnya menjadi gedung tertinggi di Inggris dan Eropa Barat. The Shard mengubah cakrawala dan menjadi simbol dinamis dari London yang terkenal di seluruh dunia.

The Shard dari ketinggian
(Foto: visitbritaniashop.com)
Letak The Shard di Southwark, London yang tak jauh dari jembatan terkenal London Bridge tersebut unggul sekitar 8 meter dari pemegang rekor sebelumnya, City of Capitals, yang berada di Moskow, Rusia. Bila dibandingkan dengan gedung tertinggi di dunia hanya sepertiga pencakar langit di Dubai, Uni Emirat Arab, yang menjulang hingga 829,84 meter tersebut. Sumber

Jika ingin melihat pemandangan yang spektakuler tersebut, pengunjung dapat berdiri di The View yang terletak di puncak The Shard. The View merupakan sebuah ruangan yang terdapat di lantai 68, 69 dan 72. Dari sana kita dapat melihat landscape kota London dengan leluasa. Untuk mencapainya Anda dapat menggunakan kaleidoskopik lift yang cepat. Hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit untuk mencapai puncak. Arsitektur bangunannya yang modern dengan menggunakan teknik façade yang memberikan efek kristal yang gemerlap menambah keindahan bangunan tersebut. Saat naik ke lantai 69 Anda akan merasa seperti di atas awan. Dari sana pengunjung dapat melihat kota London 360 derajat dan mengabadikannya menggunakan kamera sepuasnya.

Bangunan ini meruncing di bagian atas. Konstruksi sekitar 12 tahun. The Shard melambangkan gunung es yang menyeruak dari Sungai Thames. Bukan hanya bangunan yang menjulang, biaya masuk untuk menikmati Shard yang dipatok harga. Pengunjung harus merogoh kantong sebesar Rp 1 juta per empat orang selama 30 detik pertama untuk dapat masuk di The Shard.


Deskripsi Bangunan
The Shard terdiri 95 lantai menawarkan pemandangan sejauh 40 mil ke seluruh kota London. Gedung ini dinilai ramah lingkungan. Baja yang digunakan untuk proses konstruksi, 20 persen merupakan bahan daur ulang, sementara 95 persen limbah yang dihasilkan selama konstruksi juga didaur ulang.

Selain itu, ada taman langit (sky garden) di setiap lantai yang menawarkan ventilasi alami dan meningkatkan kualitas udara. Bagi masyarakat yang ingin menikmati pemandangan kota dari The Shard, harus memesan tiket melalui situs The View From The Shard. Puncak menara seperti bentuk menara tambahan yang positif untuk langit London, mengingat menara gereja ditampilkan dalam ukiran bersejarah kota, dan percaya bahwa kehadirannya akan jauh lebih halus daripada penentang proyek diduga. Ia mengusulkan penggunaan kaca, dengan fasad ekspresif panel kaca miring dimaksudkan untuk memantulkan sinar matahari dan langit di atas, sehingga penampilan bangunan akan berubah sesuai dengan cuaca dan musim. Bangunan ini memiliki 11.000 panel kaca. Sumber

Thursday, April 2, 2015

THAMES RIVER LONDON : Sungai Bersejarah di Inggris

Sungai Thames
Sungai Thames adalah sebuah sungai yang mengalir di selatan Inggris dan menghubungkan kota London dengan laut. Sungai sepanjang 356 kilometer dengan luas perairan mencapai 12,935 km² ini bermuara di laut Utara.

Thames merupakan sungai yang mengawali sejarah berdirinya London, ibukota Inggris. London dibangun oleh Kerajaan Romawi di abad 43 dengan nama Londonium. Nah, Sungai Thames berperan sangat penting dalam penyediaan protein ikan bagi penduduk sekitar selain juga mensuplai air minum, pengairan lahan pertanian dan transportasi.

Thames River mengalir sejauh 346 km melalui selatan Inggris dan merupakan sungai terpanjang di negara ini. Beberapa kota yang dilalui oleh Themes adalah Oxford, Reading, Henley-on-Themes, Windsor, Kingston Upon Thems dan Richmon.

Sejarah
Julius Caesar memimpin penyerbuan pertama pasukan Romawi ke Inggris kira-kira pada tahun 55 SM. Ketika ia kembali pada tahun berikutnya, gerak majunya terhambat oleh sungai yang ia namai Tamesis, yaitu Sungai Thames. Akhirnya, kaisar Romawi bernama Klaudius-lah yang menaklukkan negeri itu 90 tahun kemudian.

Indahnya Sungai Thames di sore hari
Pada waktu itu, Sungai Thames dikelilingi oleh daerah rawa-rawa, tetapi di titik paling jauh yang terjangkau oleh pasang laut, sekitar 50 kilometer dari muaranya, pasukan Romawi belakangan membangun sebuah jembatan kayu. Di sana, di tepi utara sungai itu, mereka mendirikan pelabuhan yang mereka namai Londinium.

Selama empat abad berikutnya, orang Romawi meluaskan perdagangan mereka dengan daerah-daerah lain di Eropa dan mengimpor barang mewah dari daerah Laut Tengah—bahkan kayu dari Lebanon. Mereka mengangkut barang dari pedalaman ke London melalui Sungai Thames. Karena memiliki sistem jalan-jalan utama yang menyebar dari tengah kota, London segera menjadi pusat perdagangan yang penting.Sumber

Kini, Sungai Thames menjadi daerah tujuan wisata. Luangkan waktu Anda untuk melakukan tur mengarungi sungai dengan kapal. Untuk itu pengunjung harus merogoh kocek sekitar 15 Euro untuk sekali perjalanan. Tur ini akan membawa para turis melintasi beberapa ikon pariwisata terkenal di London. Misalnya, Gedung Parlemen Kerajaan Inggris, jembatan London, London Eye, menara London dan Gereja Katedral St. Paul. Tidak hanya itu, kita juga akan melewati Billingsgate yang merupakan pasar ikan terbesar Inggris tempo dulu.

Luapan Sungai Thames saat banjir awal tahun 2014
Banyaknya landmark London yang bisa kita lihat saat mengikuti tur ini membuat aktivitas menyusuri Sungai Thames merupakan salah satu cara terbaik untuk melihat kemegahan kota ini. Kapal pesiar dengan dek terbuka itu membuat kita bisa menikmati pemandangan dengan leluasa. Kapal-kapal ini beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 waktu setempat. Sumber